Apabila dilihat dari sisi keamanan,
Vixion mempunyai banyak nilai negatif. Beberapa di antaranya adalah:
- Motornya bagus, jadi peminat banyak.
- Harga jual kembali yang lumayan tinggi.
- Part motor banyak diperlukan orang.
- Tidak adanya perlindungan tambahan ketika membeli kecuali kunci kontak standar yang tanpa SKS (Secure Key System) atau MKS (Magnetic Key Shutter).
- Lari Vixion yang lumayan kencang, bikin susah dikejar kalo udah dipegang maling :p
Yah...nggak
mendoakan sih, tapi bukannya lebih bagus kalau kita jaga2. Sedia
payung sebelum hujan lah, daripada ntar kalo kehujanan terus
kecewanya di belakang.
Setelah
melihat-lihat dengan seksama di Body Vixion, ternyata ada “sesuatu”
yang aneh di standar tengahnya Vixion. Cekidot...
Berikut “sesuatu” yang
dimaksud. Apabila kotak hijau diperbesar maka....
Teng...teng.......
ternyata ada lubang aneh di bawah tuh.
Ternyata ada lubang
tempat menaruh pembatas yang digunakan untuk mengganjal standar
tengah untuk dinaikkan. Hmmm...sebenarnya cara yang bagus untuk
mengamankan kendaraan sih. Sayang sekali, sungguh sangat sayang
sekali, hal ini tidak disosialisasikan oleh pihak penjual (baca:
dealer), sehingga mayoritas masyarakat tidak mengetahui akan adanya
sistem pengamanan seperti ini.
Akhrnya setelah mencoba
dan mencoba, aku mempunyai spot untuk menambahkan keamanan Vixionku
dengan cara seperti ini :)
Berikut adalah tempatku
menyimpan gembok super :D
Gembok super beserta
kuncinya (lingkaran biru) yang kugantung beserta kunci utama (kotak
kuning).
Ketika sistem pengamanan
diaktifkan, standar tengah gak bisa dinaikkan.
Hmmm...setelah beberapa
waktu menggunakannya, beginilah reviewku:
- Sistem ini keamanannya lebih tinggi dari SKS maupun MKS. Tingkat keamanan ditentukan oleh kualitas gembok yang digunakan. Mau pakai password atau kunci, silakan pilih.
- Agak repot sih, harus mindah gembok dari footstep belakang ke lubang standar tengah, harus jongkok masangnya, tapi semua itu terbayar dengan kepuasan dan keyakinan kalau Vixionku bakal menjadi lebih aman (amin...).
- Kalau lupa (gembok masih terpasang, tapi motor mau dijalankan) sistem ini relatif aman, karena gembok maupun lubang gembok gak mudah patah (bayangkan kalau pengamanan gembok cakram, apa nggak runyam tuh kalau kelupaan terus dijalankan).
- Bener-bener bikin maling ilfil kalau ngeliat sistem pengamanan kayak gini, karena motor hanya bisa dimaling dengan cara menggergaji gembok (tergantung kekuatan gembok sih, tapi yang jelas sangat repot dan lama) atau kalau nggak dengan mengangkat motor secara langsung (gak bakal dilakukan karena selain berat, juga sangat memancing perhatian).
- Jangankan maling, Tukang Parkir ajah juga ilfil kalo ada yang parkir dengan pengamanan kayak gini. Jadi kalo parkir dipindah2, cara ini nggak bisa digunakan.
Itu caraku, gimana dengan kamu?




